Sejarah Perpustakaan Kodam V/Brawijaya
Setelah penyerangan kedaulatan tanggal 27 Desember 1949, Belanda diwajibkan untuk menyerahkan personil maupun matriil kepada Republik Indonesia sesuai dengan konsensus KMB.
Terkhusus daerah Jawa Timur atau Kodam V/Brawijaya penyerahan personil maupun matriil pada tanggal 14 Januari 1950. Pada saat itu, ditunjuk Letnan I R.Supono
untuk serah terima bibliotika kepada TNI yang ada di Malang dengan menyerahkan buku-buku yang berkaitan dengan militer. Penyerahan koleksi dari tentara belanda ke TNI
berjumlah 139 koleksi yang kebanyakan koleksi tersebut berbahasa asing yaitu inggris dan belanda.
Kemudian, berdirilah Perpustakaan Museum Brawijaya yang berada dibawah fungsi sejarah Museum Brawijaya. Tahun 1968 Perpustakaan Museum Brawijaya telah diresmikan dengan lokasi yang berada
di Jalan Ijen No.25 yang sebelumnya berada di Jalan Kartini No. 1 Kota Malang. Pada tahun 2021, Perpustakaan Museum Brawijaya resmi berganti nama menjadi Perpustakaan Kodam V/Brawijaya.
Selain itu, sebagai fungsi sejarah di bawah Museum Brawijaya Malang, perpustakaan menyimpan sejarah berbentuk koleksi literasi dari berbagai tahun terbitan pada masa sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan. Peran Perpustakaan Museum Brawijaya
Malang sebagai sarana edukasi literasi bagi masyarakat, dokumen yang ada pada perpustakaan merupakan bukti sejarah yang masih tersimpan dari peninggalan bangsa Belanda dan Inggris. Berdasarkan data tahun 2010-2018 yang dihimpun oleh Sibindoklistaka Bintaldam V/Brawijaya
atau Seksi Pembinaan Dokumen Penulisan dan Perpustakaan, koleksi literasi yang dihimpun terdiri atas buku bacaan, dokumen/arsip, majalah/buletin, kliping, dan surat kabar. Koleksi literasi tersimpan rapi semua jenis koleksi di Perpustakaan milik Museum Brawijaya Malang
yang berkaitan dengan militer, museografi, kitab suci, majalah, karya ilmiah yang berkaitan dengan Museum Brawijaya Malang hingga kumpulan-kumpulan kliping dari surat kabar yang dikumpulkan oleh Dinas Sejarah terkait dunia militer. Koleksi literasi juga sebagian besar
dihimpun sesuai dengan waktu menghimpun koleksi korporil.